Timbanglah dengan Neraca Syariat

*Semuanya Timbanglah dengan Neraca Syariat:*

Syekh Ahmad bin Muhammad At-Tijani berkata: *“Jika kalian mendengar sesuatu dariku, maka timbanglah dengan neraca syariat, apabila sesuai lakukanlah, namun jika tidak sesuai tinggalkanlah”.*

*Martabat Syekh Ahmad Tijany:*

(Al Khatmul Auliya’ Al Quthbul Maktum)

Ada 60 Sulthonul Auliya’, yang dipimpin oleh Sesepuh Wali Quthub: Syekh Abu Hasan Syadzili, Syekh Ibnu Arabi dan Syaikh Abdul Qodir Al-Jilany, memohon kepada Sayyidi Syaikh Ahmad Tijani agar diizinkan untuk berguru (minta menjadi murid) kepada beliau Syaikh Ahmad Tijani RA.

Dan Sayyidi Syaikh pun berkata: “Bagaimana sekalian berguru kepadaku sementara derajat kalian adalah raja wali Allah ( *Sulthonul Auliya’* )?”.

Mereka menjawab bahwa kami hanya mengayomi dan mendidik orang-orang dimasa masih hidup.

Syekh Ahmad berkata: “Kalian aku angkat sebagai murid dengan syarat kalian mengkhidmat kepada Muqoddam Tijani berserta para murid-murid tijani”.

Sayyidi Muhammad Al Ghali ra bertanya: “Bagaimana pendapat Tuan (Syekh Ahmad) tentang pernyataan Sayyidi Syeikh Abdul Qadir Al Jailani ra yang menyatakan: “Satu kakiku ini berada diatas pundak semua Wali Allah SWT”

Sayyidi Syeikh Ahmad menjawab: “Benar (pernyataan) Syeikh Abdul Qadir Al Jailani RA itu. Maksudnya untuk para auliya’ yang hidup pada zaman beliau. Sedangkan (khusus) aku (Shekh Ahmad), maka aku katakan: “Kedua kakiku ini berada diatas pundak semua Wali Allah SWT sejak Nabi Adam AS sampai ditiupnya sangka kala (kiamat)”.

*Sumber Rujukan:*

Kitab Jawahir Ma’ani wa Buluguil Amani

Kitab Faidur Robbani